000…

Posted in tentang hal on September 21, 2008 by kamonrakenrol

saya pernah benar-benar ingin pulang, namun niat itupun saya urungkan

setelah saya tak menemukan kunci yang biasanya kita simpan di bawah pot bambu

“…telah letih jalanku dan terasa berat,

cukup banyak kesalahan kubuat

di mimpiku—kudengar bunyi suaramu

yang memanggilku pulang ke dalam hatimu

karena hanyalah hatimu rumah terindah…”*

saya cuma orang biasa yang merindui pokok kayu berderak,

bunyi lesung dan letupan nasi yang dimasak.

tubuh inipun punya luka, sama seperti kalian.

sama seperti waktu yang menyuakan kita.

dan tentang rumah—segalanya akan baik-baik saja

selama masih ada kicau burung, tetes hujan

dan orang-orang yang berteriak: tentang

dan jika memang harus pulang, kenapa tidak

bukankah kita adalah laut,

bukankah kita adalah ladang,

bukankah kita adalah kenangan?

*)pulang ke hatimu—shera

ost 9 naga